Dugaan Perselingkuhan Oknum Legislator Bandar Lampung Berinisial EH Berakhir Damai, Standar Etika dan Moralitas Wakil Rakyat Mudah Dikompromikan?

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi AI

Foto Ilustrasi AI

LIDIKLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG — Wajah moralitas lembaga legislatif dan partai politik di Kota Bandar Lampung beberapa waktu lalu sempat mendapat tamparan keras. Oknum anggota DPRD Kota Bandar Lampung berinisial EH bersama sesama kader Partai Amanat Nasional (PAN) berinisial JA diduga terlibat skandal perselingkuhan yang mencoreng marwah publik.

Kasus yang sempat memicu kegemparan ini mencuat setelah GS, suami sah dari JA, melakukan penggerebekan dan melayangkan laporan resmi ke Polda Lampung. Langkah hukum tersebut sempat menyita perhatian luas masyarakat yang menantikan penegakan etika serta sanksi tegas terhadap oknum pejabat publik.

Namun, alih-alih berlanjut pada proses hukum murni atau sanksi etis organisasi yang transparan, skandal yang mengguncang marwah institusi ini justru berakhir antiklimaks di balik pintu pimpinan partai.

Seperti dilansir dari beberapa tayangan berita di media, Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, H. Firmansyah, bersama jajaran pengurus memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan persoalan pribadi tersebut. Firmansyah menegaskan bahwa kasus ini telah diselesaikan secara damai.

“Kami dari DPD PAN Kota Bandar Lampung ingin meluruskan pemberitaan yang beredar. Bahwa kasus terkait saudara EH dan JA ini sudah selesai secara kekeluargaan, sudah ada perdamaian. Dan laporan yang dibuat saudara GS di Polda Lampung juga telah dicabut,” ujar Firmansyah, Rabu (23/9/2026

Ia meminta agar media memahami bahwa peristiwa ini merupakan persoalan personal yang tak perlu diperpanjang. “Ini adalah masalah personal yang sudah ada jalan damai. Kami berharap teman-teman media juga bisa memahami, dan kita fokus kembali pada kerja-kerja partai untuk masyarakat. Kasus ini sudah clear,” tegasnya.

Langkah penyelesaian yang dibungkus dengan dalih masalah personal ini lantas memicu kritik pedas dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai bahwa klaim penyelesaian kekeluargaan hanyalah perisai untuk menutupi cacat moral pejabat publik tanpa pertanggungjawaban etis yang jelas kepada masyarakat penyalur mandat.

Sebagai seorang pejabat publik yang menduduki kursi dewan, perilaku dan moralitas EH bukan sekadar urusan domestik, melainkan cerminan integritas lembaga legislatif. Meskipun laporan kepolisian dapat ditarik, aib dan stigma negatif telah terlanjur melekat erat pada citra sang legislator maupun partai pengusungnya.

Ketika pejabat publik diduga melanggar norma susila hingga digerebek oleh suami sah rekannya sendiri, penyelesaian secara kekeluargaan dianggap tidak serta-merta menghapus cela moral yang diperlihatkan ke hadapan publik. Keputusan menganggap kasus ini selesai begitu saja menyisakan pertanyaan besar terkait sejauh mana standar etika wakil rakyat dijaga ketika nilai moralitas dengan mudah dikompromikan. (*)

Berita Terkait

Skandal Program Umroh Walikota Bandar Lampung, JPSI Desak KPK Bongkar Dugaan Fee 10 Gratis 1
Dugaan Bagi-bagi 147 Paket Proyek PL Rp15 Miliar di BMBK Lampung, Modus Amankan Oknum LSM dan Media
Pertamina Patra Niaga Beri Dukungan Logistik Bantu Personel Pemadam Karhutla Way Kambas
Warga Sipil Menilai Kejati dan Polda Tidak Berani Sentuh Kasus Lingkaran Walikota Bandar Lampung
Ketua LIDIK Indonesia: Dugaan Kebocoran PAD Parkir dan UMKM Pahoman Bandar Lampung Harus Diusut!
Dibalik Efesiensi 0,02 Persen, Paket Umroh APBD-P 2026 Pemkot Bandar Lampung Rp35 Milyar Diduga Dikorupsi
Simbol Kritik Jarkot Hadiahi Pakaian Wanita untuk Pimpinan Mabes Polri dan Kemendagri
Siap Demo Lanjutan, Warga Sipil Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Kota Bandar Lampung
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:33 WIB

Skandal Program Umroh Walikota Bandar Lampung, JPSI Desak KPK Bongkar Dugaan Fee 10 Gratis 1

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Dugaan Bagi-bagi 147 Paket Proyek PL Rp15 Miliar di BMBK Lampung, Modus Amankan Oknum LSM dan Media

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Pertamina Patra Niaga Beri Dukungan Logistik Bantu Personel Pemadam Karhutla Way Kambas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Sipil Menilai Kejati dan Polda Tidak Berani Sentuh Kasus Lingkaran Walikota Bandar Lampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ketua LIDIK Indonesia: Dugaan Kebocoran PAD Parkir dan UMKM Pahoman Bandar Lampung Harus Diusut!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Simbol Kritik Jarkot Hadiahi Pakaian Wanita untuk Pimpinan Mabes Polri dan Kemendagri

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Siap Demo Lanjutan, Warga Sipil Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Kota Bandar Lampung

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dinilai Tak Tuntas Tangani Dugaan Skandal Pejabat, Jarkot Siapkan Demo ke APH Pusat

Berita Terbaru