Geruduk Mabes Polri dan Kemendagri, Jarkot Siapkan Demo Susulan Pekan Depan Tuntut Adili Walikota Bandar Lampung

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan masa yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Kota (Jarkot) Bandar Lampung menggelar unjuk rasa di Mabes Polri dan Kemendagri, Rabu (7/10/2026) menuntut Walikota Bandar Lampung dan saudari kembarnya, Eka Afriana diproses hukum dan diadili. Demonstran berencana pekan depan menggelar aksi serupa.

Ratusan masa yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Kota (Jarkot) Bandar Lampung menggelar unjuk rasa di Mabes Polri dan Kemendagri, Rabu (7/10/2026) menuntut Walikota Bandar Lampung dan saudari kembarnya, Eka Afriana diproses hukum dan diadili. Demonstran berencana pekan depan menggelar aksi serupa.

Lidiklampung.com, Jakarta — Kesabaran masyarakat Bandar Lampung habis setelah gelombang protes warga yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Kota (Jarkot) Bandar Lampung meluap di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026).

Mengurungkan niat untuk berdiskusi, ratusan massa memilih mengepung Mabes Polri guna mendesak pengusutan tuntas kasus pemalsuan dokumen yang melibatkan Eka Afriana, saudari kembar Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, serta membongkar indikasi bancakan APBD ratusan miliar rupiah yang disinyalir sebagai upaya membeli kompromi hukum.

Tak berhenti di markas kepolisian, aksi marathon ratusan massa Jarkot berlanjut dengan menggeruduk Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Jakarta Pusat untuk menuntut evaluasi total hingga tindakan tegas terhadap kepemimpinan Walikota Eva Dwiana.

Koordinator Aksi Jarkot, Alfriadi, secara tegas menyatakan bahwa aksi turun ke jalan ini merupakan jalan terakhir akibat kebuntuan dan mandeknya penegakan hukum di tingkat daerah.

“Kami tidak akan pulang hanya membawa janji manis. Kami datang dari Lampung ke Jakarta karena hukum di daerah sudah tidak berkutik di hadapan kekuasaan. Pekan depan kami pastikan akan kembali turun dengan jumlah massa yang lebih besar ke Mabes Polri dan Kemendagri sampai ada jaminan tertulis serta kepastian hukum bahwa seluruh tuntutan kami diproses tuntas,” tegas Koordinator Aksi Jarkot, Alfriadi, di tengah riuhnya demonstrasi.

Kemarahan massa dipicu oleh tidak adanya kejelasan atas pengusutan dugaan penggunaan dokumen palsu oleh Eka Afriana demi memuluskan jalurnya menjadi PNS hingga menjabat sebagai pejabat teras Pemkot Bandar Lampung.

Selain itu, Jarkot mengecam keras ketimpangan keadilan fiskal di bawah kepemimpinan Walikota Eva Dwiana. Pemkot dinilai tega mencekik rakyat dengan bunga utang PT SMI sebesar Rp99,15 miliar demi pembangunan jalan dan drainase, sementara di saat yang sama dengan mudah menggelontorkan ‘saweran’ APBD Rp92 miliar hingga Rp100 miliar untuk membangun gedung mewah instansi vertikal APH yang sebenarnya telah ditanggung DIPA APBN.

  1. Jarkot menegaskan jadwal aksi susulan pada pekan depan akan terus digelar sampai ada jaminan resmi dari Mabes Polri dan Kemendagri untuk memproses seluruh tuntutan rakyat Bandar Lampung tanpa tebang pilih. (Red)

Berita Terkait

Skandal Program Umroh Walikota Bandar Lampung, JPSI Desak KPK Bongkar Dugaan Fee 10 Gratis 1
Dugaan Bagi-bagi 147 Paket Proyek PL Rp15 Miliar di BMBK Lampung, Modus Amankan Oknum LSM dan Media
Pertamina Patra Niaga Beri Dukungan Logistik Bantu Personel Pemadam Karhutla Way Kambas
Warga Sipil Menilai Kejati dan Polda Tidak Berani Sentuh Kasus Lingkaran Walikota Bandar Lampung
Ketua LIDIK Indonesia: Dugaan Kebocoran PAD Parkir dan UMKM Pahoman Bandar Lampung Harus Diusut!
Dibalik Efesiensi 0,02 Persen, Paket Umroh APBD-P 2026 Pemkot Bandar Lampung Rp35 Milyar Diduga Dikorupsi
Simbol Kritik Jarkot Hadiahi Pakaian Wanita untuk Pimpinan Mabes Polri dan Kemendagri
Siap Demo Lanjutan, Warga Sipil Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Kota Bandar Lampung
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:33 WIB

Skandal Program Umroh Walikota Bandar Lampung, JPSI Desak KPK Bongkar Dugaan Fee 10 Gratis 1

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Dugaan Bagi-bagi 147 Paket Proyek PL Rp15 Miliar di BMBK Lampung, Modus Amankan Oknum LSM dan Media

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Pertamina Patra Niaga Beri Dukungan Logistik Bantu Personel Pemadam Karhutla Way Kambas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Sipil Menilai Kejati dan Polda Tidak Berani Sentuh Kasus Lingkaran Walikota Bandar Lampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ketua LIDIK Indonesia: Dugaan Kebocoran PAD Parkir dan UMKM Pahoman Bandar Lampung Harus Diusut!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Simbol Kritik Jarkot Hadiahi Pakaian Wanita untuk Pimpinan Mabes Polri dan Kemendagri

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Siap Demo Lanjutan, Warga Sipil Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Kota Bandar Lampung

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dinilai Tak Tuntas Tangani Dugaan Skandal Pejabat, Jarkot Siapkan Demo ke APH Pusat

Berita Terbaru